dolphin

Assalamu’alaikum Wr Wb,,

Sayang,
Mari kita memeriksa diri kita sendiri, menghitung diri kita sendiri, sebelum nanti semua apa yang kita lakukan dihisab dengan amat cepat oleh ALLAH SWT,
[QS;Al Anbiyaa',21:47] Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.

Sayang,
Aurat adalah perhiasan untuk mereka yang berhak, dan aurat seorang wanita hanya berhak dilihat dan dinikmati sepenuhnya oleh suami pendamping hidupnya, dan tidak layak dilihat oleh yg bukan muhrimnya. Begitu pula indahnya tubuh wanita, tidak seharusnya dilihat orang lain apalagi seluruh dunia bisa melihat keindahan itu lewat jendela kaca ini.

Dan, ingat sayang,
Seperti itu pula di akhirat nanti dinampakkan kesalahan seseorang dihadapan mata semua orang di padang maghsyar, dihari dinampakkan kesalahan,
[QS;At Taghaabun,64:9] (Ingatlah) hari (dimana) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan, itulah hari dinampakkan kesalahan-kesalahan. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan beramal saleh, niscaya Allah akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar.

Maka sayang,
Mari berhati-hati, apalagi di jendela kaca ini, yg bahkan bisa dilihat oleh lebih dari 5milyar manusia,

[QS;Al Ahzab,33:59] Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[QS;An Nuur,24:31] Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Sayang,
Untuk kebahagiaan kita manusia, dan kesuksesan kita manusia, ALLAH memberikan pedoman,
[QS;At Taghaabun,64:8] Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al-Quran) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

[QS;Ali 'Imran,3:200] Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.

Semoga ini merupakan peringatan bagi kita semua yg “mengerti”, dan segera kita memperbaiki kesalahan kita, menghapusnya dari lembar-lembar yg kita coret, semoga kita termasuk orang-orang yang takut akan murka dan azab ALLAH SWT.

Maafkan dolphin, tapi ini karena dolphin sayang pada sahabat dolphin.

Semoga ALLAH memberkahi kita semua.
Wassalamu’alaikum Wr Wb,,

idul_fitri_1430H

Semoga ALLAH SWT menerima segala amal ibadah kita,
Semoga ALLAH SWT menjadikan kita sebagai hambaNYA
yang dijadikanNYA kembali suci dan memperoleh kemenangan.
Mohon maaf atas segala salah dan khilaf.
dolphin

Assalamu’alaikum Wr Wb,,

Sayang,, sebelumnya,,
mari kita bersihkan dulu hati kita,,
nah,, selanjutnya kita berpikir,,

Kamu,, sekarang sudah dewasa,,
sudah menjadi seorang wanita,,
cantik,, manis,, dan menarik,,

Sayang,,
mari berpikir mulai dari sekarang,,
kita mulai dari detik ini,,
yang lalu biarlah berlalu,,
apapun isi lembaran kita kemarin,,
biarlah kita lupakan,,

Sekarang,, kamu sudah berada di usia dewasa,,
kamu sudah bukan kecil lagi,,
maka,, mari kita berpikir,,

Bukankah kamu ingin hidup bahagia,,
sekarang,, dan juga nanti,,
bahkan sampai akhirat kelak,,

Qodrat kamu sebagai wanita,,
yang nanti akan menjadi seorang ibu,,
ratu dalam rumah tangga yang bahagia,,

jika itu yg kamu inginkan,,
maka mulai sekarang,,
berusahalah mengikuti panduan yang “mutlak” benar,,
bukan panduan yang salah,,

Itu adalah AL-QUR’AN,,
yang sudah dipraktekkan Rasulullah Muhammad saw,,
yang menjadi akhlaq Rasulullah Muhammad saw,,
yang harus kita ikuti arahan-arahan yang ada didalamnya,,

Sekarang mari kita benar-benar “membaca” AL-QUR’AN,,

“BUKAN” sekedar “membunyikan”,,
kemudian memikirkan dengan sepenuh hati,,
memahami dengan sepenuh jiwa,,
Selanjutnya,, menggunakannya sebagai dasar dalam berpijak,,
menggunakannya sebagai dasar dalam melangkah,,

Sebagai wanita calon ratu dalam rumah tangga,,
Carilah ilmu sebanyak-banyaknya,,
dan sebagai landasan bagi semua itu,,
bacalah AL-QUR’AN,,
pikirkanlah,, pahamilah,,

Misalnya;
[24:31] Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

itu hanya satu saja dari sekian arahan,,,

yang lain lagi;
[33:59] Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

dan yg lain lagi;
[25:63] Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.
[25:64] Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.
[25:65] Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal.”
[25:66] Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
[25:67] Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
[25:68] Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),
[25:69] (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,
[25:70] kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
[25:71] Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.
[25:72] Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.
[25:73] Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat- ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang- orang yang tuli dan buta.
[25:74] Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
[25:75] Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam syurga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya.
[25:76] mereka kekal di dalamnya. Syurga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.

dan banyak lagi yang lainnya,,
mari ikuti dan laksanakan arahan ALLAH,,

Dan hidup adalah perjuangan,,
yang membutuhkan pengorbanan,,

sementara itu dulu,,
semoga bermanfaat,,
kuatkan iman,,
bertahanlah terhadap godaan syetan,,
mohonlah perlindungan kepada ALLAH SWT,,

Semoga ALLAH SWT senantiasa memberkahi kita,,
Wassalamu’alaikum Wr Wb

dolphin

Assalamu’alaikum Wr Wb,,
Sayang,,,
maaf sebelumnya,,
bukannya dolphin menggurui,,
dolphin hanya mau sharing aja,,
jika benar, silahkan dipakai (bila berkenan),,
jika salah, buang jauh-jauh,,

Sayang,,
beginilah suratan qodar ALLAH dlm kehidupan,,
kita dilahirkan dari rahim seorang ibu,,
dari sebuah benih sperma seorang lelaki,,
yg membuahi sebuah sel telur seorang wanita,,
dari sebuah konsepsi,,
berkembang hari demi hari,,
dalam kegelapan yg berlapis-lapis,,
yg dirasakan berat dan bertambah2 beratnya,,
oleh seorang ibu,,
setelah lengkap kejadian itu,,
kitapun harus lahir didunia ini,,
kaki2 mungil,,
tangan2 mungil,,
bibir mungil,,
semuanya bergerak,,
dan,,
dengan kasih sayang ALLAH,,
kita tumbuh,,
kasih dan sayang juga diletakkan ALLAH pada ayah&ibu kita,,
sehingga kita tumbuh dan berkembang,,
akhirnya sampai pula kita di usia dewasa,,

Sayang,,
dari kecil kita dididik ALLAH,,
lewat siapapun yg ada disekeliling kita,,
terutama ibu,, dan ayah,,
hari demi hari,,
minggu berganti bulan,,
tahunpun berganti,,
usia dewasa juga telah kita capai dan jalani,,

Selanjutnya,, sayang,,
kitapun harus mengalami semua itu,,
tentunya berbekal dengan maksimal,,
semua ini kita jalani sebagai menanam bekal,,
nah suatu saat,, tentunya kita akan memetiknya,,

Oleh karena itu,, sayang,,
mari kita hitung-hitung,,
sudahkah kita mengumpulkan bekal,,
menanam sesuatu yg baik,,
menjaga dengan sepenuhnya,,
yg kelak akan kita petik hasilnya,,

Sayang,, hidup ini tidak lama bukan,,?
dan hiduppun hanya sekali,,
maka mari kita jadikan hidup kita berarti,,

Sayang,, ada dua warisan yg ditinggalkan pada kita,,
jika kita berpegang teguh pada keduanya,,
mengikuti dengan sepenuh hati dan jiwa,,
melaksanakan arahan yang ada,,
berbuat sesuai anjuran,,
menghindar dari berbagai larangan,,
maka kita akan bahagia,, sukses,,
mulai dari dunia ini,,
sampai akhirat,,
dua warisan itu adalah,,
AL-QUR’AN dan sunnah Rasululllah Muhammad saw,,

Sayang,, selanjutnya,, ada pertanyaan,,
sudahkah kita membaca keduanya,,?
sudahkah kita memahaminya,,?
sudahkan kita mengikuti dengan ikhlash,,?

Jika jawabnya adalah “belum”,,
maka kita harus segera mencari,,
selanjutnya melaksanakan,,

Sekian dulu ya,,
insya ALLAH dolphin sambung lagi,,,
Wassalamu’alaikum Wr Wb

dolphin

Segala puji bagi Allah yang berfirman:“Dan sungguh Kami telah memerintahkan orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (An-Nisa’: 131)
Serta shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hamba dan rasul-Nya Muhammad yang bersabda: “Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah , serta agar kalian mendengar dan patuh.”
Dan takwa kepada Allah adalah mentaati-Nya dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Wa ba’du:
Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah, muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan pahala yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya ataupun yang mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat bergantung.
1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah dari riya’ baik dalam perkataan ataupun perbuatan.
2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak.
3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk melaksanakan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.
4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan perbanyaklah istighfar.
5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi gerak-gerikmu. Dan ketahuilah bahwa Allah melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang terbersit di hatimu.
6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta qadar yang baik ataupun yang buruk.
7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang lain dengan buta (tanpa memilih dan memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang sesuai dengan sunnah/syari’at dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau termasuk orang yang tidak punya pendirian.
8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan kebaikan karena engkau akan mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikuti/mencontohmu dalam mengamalkannya.
9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu dan bacakan pula kepada keluargamu, demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.
10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan jadilah engkau senantiasa dalam keadaan suci dari hadats dan najis.
11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah di masjid terlebih lagi sahalat ‘Isya dan Fajr (shubuh).
12. Janganlah memakan makanan yang mempunyai bau yang tidak enak seperti bawang putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar tidak membahayakan dirimu dan kaum muslimin.
13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau mendapat kemenangan dengan pahala yang ada pada shalat berjamaah tersebut.
14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan janganlah engkau bakhil kepada orang-orang yang berhak menerimanya.
15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan janganlah berlambat-lambat sampai setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.
16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu ataupun yang akan datang.
17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan Ramadhan tanpa udzur syar’i sebab engkau akan berdosa karenanya.
18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan Ramadhan terlebih-lebih pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar engkau mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah lalu.
19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah Al-Haram jika engkau termasuk orang yang mampu dan janganlah menunda-nunda.
20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya. Laksanakanlah perintahnya dan jauhi larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu di sisi rabmu dan menjadi penolongmu di hari qiyamat.
21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah baik perlahan-lahan ataupun dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk ataupun berbaring. Dan hati-hatilah engkau dari kelalaian.
22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis dzikir termasuk taman surga.
23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang diharamkan dan hati-hatilah engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu merupakan anak panah beracun dari anak panah Iblis.
24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi mata kaki dan janganlah engkau berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.
25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas karena keduanya diharamkan bagi laki-laki.
26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah engkau biarkan wanita-wanitamu menyerupai laki-laki.
27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah kumis dan panjangkanlah janggut.” (HR. Bukhari Dan Muslim)
28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan janganlah engkau minum kecuali yang halal agar doamu diijabah.
29. Ucapkanlah “bismillah” ketika engkau hendak makan dan minum dan ucapkanlah “alhamdulillah” apabila engkau telah selesai.
30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan tangan kanan, ambillah dengan tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan.
31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena kezhaliman itu merupakan kegelapan di hari kiamat.
32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang mukmin dan janganlah dia memakan makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa (dengan ridla dan memilihkan makanan yang halal untuknya).
33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu memberi suap, menerima suap ataupun perantaranya, karena pelakunya terlaknat.
34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan kemurkaan Allah karena Allah akan murka kepadamu.
35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang sesuai dengan syari’at dan doakanlah kebaikan untuk mereka.
36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan persaksian. “Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka hatinya berdosa. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah: 283)
37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta shabarlah dengan apa yang menimpamu.” (Luqman: 17) Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan rasul-Nya , dan munkar adalah apaapa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya.
38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang kecil ataupun yang besar dan janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah membantu seorangpun dalam bermaksiat kepada-Nya.
39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman: “Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra’:32)
40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan hati-hatilah dari mendurhakainya.
41. Wajib bagimua untuk silaturahim dan hati-hatilah dari memutuskan hubungan silaturahim.
42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah menyakitinya. Dan apabila dia menyakitimu maka bersabarlah.
43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan saudaramu di jalan Allah.
44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena Allah karena hal itu merupakan tali keimanan yang paling kuat.
45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang shalih dan hati-hatilah dari bermajelis dengan orang-orang yang jelek.
46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum muslimin dan buatlah mereka bahagia.
47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan teliti. Hatilah-hatilah dari sifat keras, kasar dan tergesa-gesa.
48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan jadilah engkau pendengar yang baik.
49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal ataupun tidak engkau kenal.
50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu “assalamualaikum” dan tidak cukup hanya dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja.
51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya dengan kejelekan.
52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan benda mati.
53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan oarng lain karena hal itu termasuk dosa yang paling besar.
54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni menyampaikan perkataan di antara manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara mereka.
55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau menceritakan tentang saudaramu apa-apa yang dia benci jika mengetahuinya.
56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan menyakiti sesama muslim.
57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di antara manusia karena hal itu merupakan amalan yang paling utama.
58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka diamlah.
59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah berdusta karena dusta akan mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada neraka.
60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada sekelompok dengan satu wajah dan kepada kelompok lain dengan wajah yang lain.
61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan janganlah banyak bersumpah meskipun engkau benar.
62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada keutamaan atas seorangpun kecuali dengan taqwa.
63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang sihir dan jangan membenarkan (perkataan) mereka.
64. Janganlah menggambar gambar manuasia dan binatang. Sesungguhnya manusia yang paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang gambar.
65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa di rumahmu karena akan menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu.
66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca: “yarhamukallah” apabila dia mengucapkan: “alhamdulillah”
67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan.
68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan hati-hatilah dari menunda-nunda.
69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta rahmat-Nya dan berbaik sangkalah kepada Allah .
70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa aman darinya.
71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan bersyukurlah dengan segala kenikamatan yang ada.
72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya terus mengalir meskipun engkau telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarakan ilmu.
73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari nereka.
74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada Rasulullah. Shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepadanya sampai hari kiamat juga kepada keluarganya dan seluruh shahabatnya.
(Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)
dolphin

Tuhanku,
bentuklah putraku menjadi manusia kuat,
agar menjadi pemberani manakala dirinya lemah,
menghadapi dirinya sendiri manakala dia dalam keadaan takut.

Jadikan manusia yang bangga dan teguh dalam kekalahan,
jujur dan rendah hati serta berbudi halus ketika dalam kemenangan.
Bentuklah putraku menjadi manusia yang semangatnya tak pernah mati,
putra yang selalu mengingat Engkau dan mengenali dirinya.

Tuhanku,
aku mohon agar putraku jangan dipimpin dijalan yang mudah dan lunak,
tetapi dibawah tekanan dan desakan, kesulitan dan tantangan.
Didiklah putraku supaya tetap teguh ditimpa badai
dan mampu melimpahkan cinta bagi mereka yang gagal.
Bentuklah putaku menjadi manusia yang berhati bening,
yang cita-citanya tinggi,
putra yang sanggup memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin orang lain,
putra yang mampu menjangkau masa depan,
tetapi tidak melupakan masa lalunya ketika dia menggapainya.
Aku juga memohon, jadikan pula putraku seorang yang jenaka,
agar dalam kesungguhannya tetap ceria.

Tuhanku,
berilah juga ia kerendahan hati,
agar selalu ingat kesederhanaan, kearifan, kelembutan,
dan kekuatan sejati,
sehingga suatu saat, aku, ayahnya, berani berkata, “Hidupku tidaklah sia-sia.”

dolphin

Seringkali manusia merasa bangga dengan keberhasilannya. Misalnya, seseorang yang lulus UNAS (ujian nasional). Bisa dimaklumi jika ia merasa senang akan keberhasilannya. Namun, patutkah ia merasa sombong, menganggap kecerdasannya sebagai penentu utama kelulusan itu?

Marilah bernalar untuk menjawab pertanyaan di atas. Mari kita coba pikirkan secara jujur apa saja yang menjadikan orang tersebut lulus dalam ujiannya.

Tak dipungkiri, persiapan matang dan kerja kerasnya dalam belajar merupakan penentu penting. Tapi mungkinkah ia belajar keras tanpa makan, minum, penerangan, buku, alat tulis, lembaga pendidikan? Jawabannya: mustahil. Artinya, orang-orang yang berjasa dalam tersedianya bahan makanan dan minuman seperti petani, pedagang, pembuat sumur, petugas penjernihan air, dan sebagainya, juga bersumbangsih dalam kelulusannya. Ini bermakna pula keberhasilannya tak luput dari jasa karyawan perusahaan listrik, pegawai perusahaan buku, kertas, alat tulis, penerbitan, guru dan karyawan lembaga pendidikan.

Keberhasilannya dikarenakan pula dukungan sarana transportasi ke tempat ujian. Orang-orang yang turut menghasilkan kendaraan, membuat jalan, menjadi sopir angkutan atau petugas perusahaan bahan bakar minyak juga turut andil dalam memperlancar dirinya sampai di tempat ujian dengan selamat. Saudara, tetangga, orang di jalanan yang ia lalui di hari ujian, bahkan semua orang di sekelilingnya pun termasuk yang menentukan keberhasilannya. Mengapa? Sebab di hari itu, tak satu pun dari mereka yang melakukan perbuatan yang berakibat gagalnya ia menempuh ujian.

Jika dihitung semua, sekitar puluhan bahkan mungkin hingga ribuan orang yang sebenarnya turut andil dalam kelulusannya. Segala kecerdasan otak dan persiapan matangnya takkan menjadikannya lulus ujian jika perjalanannya ke tempat ujian mengalami kecelakaan mematikan akibat sopir angkutan umum yang ceroboh, atau orang jahat yang melukainya hingga parah untuk merampoknya menjelang ujian, dan sebagainya. Kesimpulannya, seluruh orang yang turut berjasa, namun yang seringkali ia lupakan ini, seolah melakukan tugasnya masing-masing demi memudahkannya lulus ujian masuk perguruan tinggi. Padahal ia sama sekali tak pernah meminta, memerintahkan atau mengendalikan mereka semua untuk membantu mewujudkan cita-citanya.

Demikianlah, tidak sepatutnya orang merasa sombong dan hebat dengan pencapaiannya. Sebaliknya, kebahagiaan karena keberhasilan itu hendaknya diiringi rasa terima kasih kepada orang lain yang telah ikut berjasa, rasa syukur dan rendah diri di hadapan ALLAH SWT, Pemberi sejati keberhasilan itu.

dolphin

Ketika pertama kali kita bertemu
Saat kau duduk termangu
Dalam kebekuan suasana itu
Kucoba tuk sapa dirimu

Walau ada sedikit rasa keangkuhan
dan kecemburuan serta rasa tak enak dalam hati
Namun,,,
Hari demi hari semua itu berganti
menyatukan semua unsur itu
menjadi satu senyawa yang solid
dengan struktur oktahedron yang kokoh

Saat cerita itu dimulai
Seekor anak burung rajawali sedang sedih
karena dia melihat sosok rajawali dewasa diangkasa
yang terbang dengan kegagahannya
kemilauan sayapnya yang mengepak kuat

sedangkan dia,,,
ada dalam kumpulan anak-anak ayam dan induknya
itu karena badai besar yang melanda
mendamparkan telur rajawali itu di perkampungan

namun untungnya masih ada remaja yg menyelamatkannya
menaruh telur itu diantara telur ayam piaraannya
yang sedang dierami induk ayam yang sabar

saat kecil dulu dia menikmati hidup bersama saudaranya
anak-anak ayam yang harus mencakar-cakarkan kakinya ketanah
demi mencari seekor cacing kecil atau rayap dibawah pohon

kini dia mulai gelisah
impiannya mulai lain dari saudaranya sesama tetasan
keinginan untuk bisa terbang tinggi
melihat alam luas dengan bebas dari atas
mencari makan di daerah yang luas

“,,, rasanya aku ingin seperti dia,
terbang dengan gagah, bebas menjelajah angkasa,
hinggap ditempat yang tinggi,
melihat indahnya dunia yang luas,,,,” katanya dalam hati,
dan,, akhirnya disampaikannya juga pada saudaranya,,
juga pada induknya,,,

“,,, hai,, kau,, jangan mimpi,,
hidupmu diatas tanah,,kau harus mengorek tanah,,,
mencari makan dari sana,, apa kamu gila,,,” kata saudaranya,
saling bersahutan kata-kata itu,, “,, apa kamu sudah gila,,,”

“,,, anakku,,, benar saudara-saudaramu,,, sudahlah,,,
terima nasib kita ini,,, dan kita memang seperti ini,,,
kita bahagia dengan kenyataan ini,,,
lupakan impianmu anakku,,,” nasehat induk ayam bijaksana itu

tiap kali malam datang,,, impiannya makin mengganggu tidurnya,,
bila siang datang,,, rasa sedih itu selalu menemaninya,,,

“,,,hai anak muda,,,” teriakan keras itu mengagetkannya,
“mengapa kau hanya diam,,, aku tahu kau ingin seperti aku,,,
ayo gerakkan sayapmu,,, kamu pasti bisa,,,”
rajawali dewasa yang gagah itu lewat diatasnya

“,,, tapi,,, aku tidak bisa,,, aku hanya bisa mengorek tanah,,,
biarlah aku seperti ini,,, induk dan saudaraku menasehatiku selalu,,
untuk tetap menerima dan menikmati semua ini,,,”

“,,, ok,, tapi kutunggu kamu diatas sana,,,”
rajawali perkasa itu segera pergi dan terbang tinggi

pertarungan dalam hatinya begitu hebat
“,,,apa kamu gila,,, kita ini hidupnya diatas tanah,,,,
bukan diangkasa,,, apa kamu gila,,,”
“,,,hai anak muda,,, ayo,, kamu pasti bisa,,,
tempat kamu disini,,, diangkasa,,,”

satu sampai dua kali tiap minggu rajawali itu datang
dan selalu seperti itu yang dikatakan dengan kerasnya
dan selalu mengagetkan
“,,, hai anak muda,,, ayo,,, kepakkan sayapmu,,, kesini,,,
kenapa kau hanya disitu,,, itu bukan tempatmu,,,,”

hari demi hari terus berganti
sang rajawali perkasa akhirnya hilang kesabarannya
disaat rajawali muda itu lengah
dari ketinggian yang cukup tinggi
dia melesat dengan cepatnya
menukik dan menyambar rajawali muda
dengan cengkeraman yang kuat
dibawanya rajawali muda keangkasa
terbang tinggi dan tinggi terus menuju langit

tanah sudah tidak lagi terlihat
tapi,,,
rajawali muda terus dibawanya dalam cengkeramannya

“tolooongg,,,, tolong lepaskan,,,kau apakan aku,,”
teriakan itu terus diucapkan sampai suaranya habis

“,,,hai anak muda,,, sekarang tidak ada pilihan lain,,,
aku akan lepaskan kamu disini,,,
terserah kamu,,, kamu mau diam,,
terjun dan mati terhempas ketanah,,,
ataukah kamu berusaha keras,,,
tuk kepakkan sayap yang kau punya itu,,
selamat tinggal,,,”

rajawali perkasa itu melepaskan cengkeramannya,
meninggalkan sendiri,, membebaskannya untuk memilih
diam atau berusaha,, hidup atau mati,,,

“,,ooo,,, toloong,,,” teriak rajawali muda sangat ketakutan
akhir rajawali muda itu mencoba membuka sayapnya

“..ooo… tolong,,,” jatuh berputar-putar dalam kebingungan
dia kepakkan sayapnya sekuat tenaga
sayap yang terbuka itu mulai bekerja
mulai menahan kecepatan jatuh bebasnya

dia berusaha dengan kuat untuk mencari keseimbangan diri

dia menata dan memfocuskan gerakan sayap-sayapnya
akhirnya,,,,

“,,,hah,, aku tidak jatuh terus,,, hah aku meluncur diawan,,
hah,,,aku bisa naik,,,”

“,,haahhh,,, AAAAKUUU BIIISAAAA,,,” teriaknya
“AKU BISA,,,”

Terbanglah rajawali dengan gagahnya,
bulunya yang indah, kemilau tertimpa cahaya surya.

Dua tahun sudah kita bersama,,,
Selamat jalan rajawali,,,
terbanglah tinggi,,,
kamu bisa,,,

Jaga almamatermu,,,
Sukses selalu buatmu,,,

by dolphind66-fkismancar

dolphin

Ketika sebuah peristiwa lewat di kehidupan kita,
maka kita harus bisa memandang dengan penuh kearifan, kebijakan,
karena ALLAH Maha Bijaksana.

Terkadang memang hati serasa kosong,
tak tahu kemana lagi arah dalam melangkah,
tugas-tugas serasa menumpuk,
membebani pundak dan punggung kita.

Kalau sudah seperti itu,
maka mata hatipun kadang sudah tidak bisa lagi “membaca”.
Padahal kita perlu sekali dan harus selalu “membaca”.
Membaca segala sesuatu hal dan peristiwa.
Dalam keadaan semacam itu, apa yang harus kita lakukan?

Pertama, kita mesti berhenti barang sejenak,
duduk dan santaikan punggung kita,
kita ambil nafas yang dalam barang 2 atau 3 kali.
kita hentikan aktifitas barang sejenak,
istighfar, mohon ampun kepada ALLAH, akui segala kelemahan kita,
tasbih dan tahmid, mensucikan Nama Tuhanmu dengan memujiNYA,
sucikan tauhid padaNYA dari segala macam gundukan kotoran syirik,
sucikan tauhid dari kesombongan, ketakaburan, tahayul dan khurofat.

Kemudian mohon bantuan pada-NYA atas segala kelemahan kita
Bahkan dengan dzikir yang terbesar, yakni SHOLAT.
Kita lakukan sholat sunnat 2 raka’at
kita mesti yakin bahwa kita sedang menghadap ALLAH
kita niati hanya sholat melaksanakan perintah ALLAH,
dengan mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad saw,
dan jangan sampai kita punya niat-niat yang lain.

Dalam sholat, kita pahami semuanya yang kita baca.
Adapun didalam sholat ada doa minta ini dan itu dll
Maka, kita mesti selalu ingat bahwa,
kita hanya diperintah untuk membaca,
dan meminta sesuatu kepada ALLAH,
sesuai dengan tuntunan ALLAH sendiri.

Selamat beraktifitas dan berjuang…..
HIDUP SEKALI, HIDUPLAH YANG BERARTI.

dolphin

Disuatu pagi katak-katak muda pergi bermain-main. Ratusan katak itu riang gembira bermain ditempat yang belum pernah mereka kunjungi.

“Hai teman-teman, ayo sekarang kita berlomba menunjukkan kecepatan lari kita masing-masing” kata salah satu katak itu,
“Ayooo,, siapa takut,,, ” timpal katak-katak lainnya,
“Kalau begitu kita akan lari secepat-cepatnya dan sejauh-jauhnya,,”
“OooKkkeee,,, aayoooo,,, laaariiii,,,”

Mereka berlarian dengan lompatan yang jauh, cepat dan gesit, saking gembiranya mereka tidak sadar didepan ada kolam yang tidak berisi air, tapi kolam itu berisi susu segar.

Akhirnya ratusan katak-katak itu jatuh masuk ke kolam susu tersebut.

Mulailah katak-katak yang tercebur itu berusaha keluar dari kubangan susu yang bisa menenggelamkan mereka. Mereka berusaha mengayuh kakinya sekuat tenaga, berusaha melompat keluar dari kubangan susu itu. Namun rupanya katak-katak muda itu belum ada yang berhasil, disamping karena cukup dalam untuk ukuran katak-katak muda juga dindingnya lumayan cukup tinggi.

Semula katak-katak muda yang diatas memberikan semangat, namun lama kelamaan mereka hanya diam termangu melihat teman-temannya dalam kubangan susu itu. Akhirnya sampailah katak-katak yang diatas itu mencemooh dan mengejek.

“Aaah percuma saja kamu berusaha, kamu nggak akan bisa naik keatas sini, sudahlah menyerah saja, mati saja tenggelam dalam kubangan itu,,,” teriak salah satu katak diatas,

Kata-kata itu justru disambut teriakan katak-katak lain, “yaa,, percuma saja, buat apa kalian berusaha,,, menyerah saja,, tenggelam saja,, mati saja,,,”

Akhirnya semua katak yang diatas mulai meneriakkan hal yang sama ” sudahlaahh, percuma,, ayo menyerah saja,, tenggelam saja,, mati saja,,,”

Semula katak-katak yang tercebur itu tidak mempedulikan, mereka tetap mengayuhkan kakinya, berusaha untuk melompat keluar dari kubangan susu itu, namun akhirnya satu persatu katak-katak itu mulai terpengaruh juga oleh teriakan katak-katak yang diatas.

“ayoo,,, menyerah saja,,, tenggelam saja,, mati saja,,, percuma berusaha,,, kamu pasti mati,,,”

Berkali-kali dan terus menerus teriakan itu makin keras, katak-katak diatas makin menikmati teriakan mereka, dan melihat katak-katak dalam kubangan susu itu mulai putus asa.

Akhirnya satu persatu katak-katak dalam kubangan itu mulai berhenti mengayuhkan kakinya, mereka mulai tenggelam, dan,,, mati.

Katak-katak yang diatas lebih lantang berteriak, “ayoo,,, menyerah saja,,, tenggelam saja,, mati saja,,, percuma berusaha,,, kamu pasti mati,,,”

“ayoo,,, menyerah saja,,, tenggelam saja,, mati saja,,, percuma berusaha,,, kamu pasti mati,,,”
“tuh lihat teman-teman disamping kamu,,, mereka mulai tenggelam,,, mereka mulai mati,,,”
“percuma,,, mati saja sekalian,,, sudahlah,, menyerah saja,,,”

Begitulah saling bersahutan teriakan katak-katak yang diatas. Satu persatu katak-katak dalam kubangan susu itu berhenti mengayuh, diam, tenggelam dan tidak muncul lagi, mati.

Seiring teriakan yang semakin keras dari katak-katak yang diatas, ada seekor katak yang tetap mengayuhkan kaki-kakinya, bahkan semakin keras dia mengayuh, sementara disampingnya banyak yang sudah menyerah, diam, tenggelam, dan mati.

“percuma,, ayoo,, mati saja,,, tenggelam saja,,” teriakan itu menjadikan katak-katak dalam kubangan susu itu kehilangan harapan untuk bisa keluar, mereka mulai diam, tenggelam, dan mati.

“tuh lihat teman-teman disamping kamu,,, mereka mulai tenggelam,,, mereka mulai mati,,,”
Teriakan itu menjadikan seekor katak semakin bersemangat, sementara teman-temannya sudah hampir semuanya tenggelam.

“percuma,, ayoo,, mati saja,,, tenggelam saja,,” benar teriakan-teriakan itu menjadikan semua katak diam tenggelam dan mati, kecuali seekor katak itu.
Dia semakin kuat mengayuhkan kakinya.
“percuma,, ayoo,, mati saja,,, tenggelam saja,,”
“tuh lihat teman-teman kamu,,, mereka tenggelam,,, mereka mati,,, tinggal hanya kamu,,, “

“sudahlah menyerah saja,,, mati saja,,,”
Teriakan itu semakin keras, namun malah menjadikan satu-satunya katak yang ada dalam kubangan semakin keras mengayuhkan kakinya.
“sudahlah menyerah saja,,, mati saja,,,”

Karena goncangan yang dilakukan sejak awal oleh kaki-kaki ratusan katak yang kuat mengayuh dan menyerah hingga tertinggal seekor katak, susu itu semakin hangat dan semakin hangat, akhirnya,,,

“HUP” satu-satunya katak itupun berhasil melompat keluar, susu itu mengeras dan menjadi keju untuk berpijak dan melompat.

Semua katak yang diatas heran,, bagaimana,, mengapa itu,, bisa terjadi,,?

Yach,,, karena,, katak yang satu itu “TULI” sehingga dia tidak bisa mendengar teriakan-teriakan itu,,, dan melihat gerak-gerik katak-katak yang diatas,, dia menganggap itu adalah motivasi untuk dirinya,,,

Nah,,, apakah kita akan menyerahkan dream kita,,, goal kita,,, cita-cita kita untuk dicuri orang lain,,?
Apakah kita membenarkan ejekan teman-teman kita yang diatas,, bahwa kita tidak bisa,,?
Kita tidak boleh ragu, kita harus menang, kita harus sukses, sukses dunia, dan akhirat, tentunya AL-QUR’AN adalah sumber motivasi yang terbesar, yang lebih besar dari cerita manapun juga, asalkan kita memahami hikmahnya.

[36:76] Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.
[49:15] Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.
[9:33] Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.