mbegegeg ugeg ugeg
maguguk makuto waton
sadulito mel mel
begitu terdengar suara dalang
sambil menggerakkan wayang
apapun yg disampaikan orang lain,,
bahkan peringatan ALLAH pun tidak akan dihiraukan, jika yang namanya hati sudah membatu, menjadi keras seperti batu.
sedangkan, batu sendiri, karena air yang lembut dan menetes secara istiqomah, terus menerus, maka batu itu akan berlubang dan akan mengalirkan air dari lubang itu.
di tanah yg subur akan tumbuh tumbuhan yg subur dan menghasilkan buah nikmat dan lezat bagi siapa saja yg kelaparan. hati yg salim akan menghasilkan akhlaqul karimah, akhlaq yang baik dari ALQURAN yang ditanam dihati itu, itulah hati insan yg iman dan ikhlash mengabdi hanya pada ALLAH, akan membuahkan ketentraman dan kedamaian dibumi tempat dia berpijak.
sedangkan tanah tandus, hanya akan menumbuhkan tanaman merana tanpa buah lezat, ataupun menumbuhkan tumbuhan duri yang menyakitkan siapa yg ada disekelilingnya.
Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.
[QS2(Al Baqarah):74]
Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.
[QS7(Al A'raaf):58]
bagaimana dengan diri kita,,?
bagaimana dengan hati kita,,?

